Sejarah daerah Batu : rekonstruksi sosio-budaya lintas masa
![]() |
| 1.2016 |
Bagi Kota Batu yang nota bene merupakan daerah baru (terbentuk tanggal 17 Oktober 2001), perihal sejarh daerah bukanlah sesuatu yang telah tersedia bahannya dengan cukup rinci dan akurat, yang dengan segera dapat ditulis dan kemudian diterbitkan dalam bentuk buku. Sebaliknya, data sejarah tersebut perlu terlebih dulu dieksplorasi dari berbagai sumber data masa lalu melalui riset historis ataupun arkeologis. Denagn perkataan lain, untuk keperluan penulisan dan penerbitan Arkeologi-Sejarah (Historical-Archeology). Muara dari riset historis dan arkeologi ini adalah rekonstruksi sejarah Batu dalam bidang sosial-budaya dan ekologi dalam lintas masa.
Buku Sejarah Daerah Batu ini dikemas dalam bentuk sejarah sosial-budaya lintas masa, yang didasarkan pada hasil Riset Arkeologi Sejarah yang telah diselenggarakan semenjak tahun 2001. Demikian Batu memperoleh status barunya sebagai kota, maka untuk daerah baru ini telah dimulai riset historisnya. Dasar pemikiran adalah sebagai daerah otonom, yang sejak 2001 menyelenggarakan pemerintahannya sendiri, penelusuran cikal bakal daerah Batu dan perkembangannya dari masa ke masa dirasakan sebagai sebuah kebutuhan. Bukan saja untuk mengidentifikasikan jati diri daerahnya, anum lebih dari itu merupakan bentuk upaya ke arah dokumentasi terhadap khasanah budaya daerahnya dan penyediaan bahan informasi mengenai peristiwa masa lalu untuk beragam kepentingan kini dan mendatang.
Judul : Sejarah daerah Batu
Penulis : Drs. M. Dwi Cahyono, M.Hum
Editor : Debora Sulistyo
Penerbit : Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu
Kota Terbit : Batu
Cetakan kedua, 2016
ISBN : 978-979-19854-0-6


Komentar
Posting Komentar