Menyusur jejak bantengan di Kota Wisata Batu

Bantengan adalah seni budaya lokal yang tumbuh dan berkembang dari dan untuk masyarakat. Terlahir dengan latar belakang religiusitas masyarakat agraris dan diwariskan secara turun temurun. Keberadaan kesenian bantengan ini sekarang tidak hanya untuk ritual religi akan tetapi telah berkembang kearah seni pertunjukan untuk menunjang kepariwisataan daerah.

Maraknya bantengan di Kota Batu sebagai daerah tujuan wisata mencoba menjawab tantangan pengembangan kesenian lokal dalam rangka menyambut Batu sebagai tujuan wisata internasional.

"Tak kenal maka tak sayang" ungkapan ini menjadi titik tolak buku ini untuk memperkenalkan bantengan kepada masyarakat dan pembaca.

Buku "Menyusur Jejak Bantengan di Kota Wisata Batu" adalah upaya Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu untuk menginventarisir, mendokumentasikan dan mengarsipkan sejarah bantengan dan perkembangannya agar generasi berikutnya bisa mengetahui keberadaan kesenian bantengan ini dan melestarikannya.

Bantengan adalah salah satu kesenian lokal yang juga memiliki peluang untuk dijadikan penunjang kepariwisataan di Kota Wisata Batu.

Judul : Menyusur jejak bantengan di Kota Wisata Batu

Ide awal : Eddy Rumpoko

Penulis : Debora Sulistyo, S.Pd, MM

Penerbit : Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu

Kota Terbit : Batu

Cetakan 1, November 2014

ISBN : 978-979-19854-0-6


Komentar