Trilogi Kota Wisata Batu [1] Kecamatan Junrejo : Cahaya Timur Selatan
![]() |
| 2016 |
CAHAYA TIMUR SELATAN, demikian judul singkat yang diberikan dalam buku ini. Karena daerah atau desa-desa yang dijadikan obyek penulisan secara geografis berada pada bagian timur dan selatan dari wilayah Kota Batu. Meliputi : Desa Tlekung, Desa Beji, Desa Torongrejo, Desa Mojorejo, Desa Pendem, Kelurahan Dadaprejo dan Desa Junrejo yang keseluruhannya merupakan wilayah Kecamatan Junrejo.
Materi yang dikedepankan meliputi sekelumit ihwal potensi desa tersebut. Dan juga menyangkut secuil dari sistem religinya, sekelebat keseniannya, mata pencaharian, pengetahuan, dan peralatan penduduk, bahasa sehari-hari serta sistem roda pemerintahan. Rentan waktunya mulai dari masa lalu hingga masa-masa dalam kesatuan pemangku Kabupaten Malang sampai menjadi bagian dari kesatuan Daerah Batu yang dinyatakan sebagai daerah otonom dengan status kota.
Masa ketika Kota Batu dibawah kepemimpinan H. Imam Kabul (2002-2007) yang mengusung visi : Batu sebagai Kota Agropolitan Bernuansa Pariwisata dengan Masyarakat Madani. Hingga masa kepemimpinan Walikota H. Eddy Rumpoko (2007-2012) dan (2012 - sekarang) yang bervisikan : Kota Batu sebagai Sentra Wisata berbasis Pertanian yang didukung oleh Sumber Daya Manusia, Sumber daya Alam, dan Sumber Daya Budaya. Berlanjut dengan visi (2012 - sekarang) : Kota Batu sebagai Sentra Pertanian Organik yang Berbasis Wisata Internasional.
Banyak pendapat yang menyatakan : Melihat masa lalu itu adalah penting untuk melangkah pada hari ini dan merencanakan yang terbaik untuk hari depan. Hasil capaian hari ini haruslah lebih baik dari hasil capaian masa lalu dan hasil capaian ke depan haruslah lebih baik dari hari ini. Berangkat dari pendapat inilah, setidaknya potensi yang sudah tergali maupun yang terpendam dan belum dioptimalkan yang dimiliki seda dan kelurahan di Kecamatan Junrejo dapat menunjang visi menjadikan Kota Batu sebagai Sentra Pertanian Organik yang berbasis Wisata Internasional.
Sejatinya, tulisan dalam buku ini merupakan wujud dari hasil data-data yang dikumpulkan di lapangan melalui pengamatan langsung dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada masyarakat biasa, tokoh maupun sesepuh, ahli, serta pemangku kebijakan. Untuk melengkapinya, penulis juga membongkar sejumlah dokumen, buku dan literatur guna mengkaji serangkaian bahan tulisan yang terkumpul.
Banyak pendapat yang menyatakan : Melihat masa lalu itu adalah penting untuk melangkah pada hari ini dan merencanakan yang terbaik untuk hari depan. Hasil capaian hari ini haruslah lebih baik dari hasil capaian masa lalu dan hasil capaian ke depan haruslah lebih baik dari hari ini. Berangkat dari pendapat inilah, setidaknya potensi yang sudah tergali maupun yang terpendam dan belum dioptimalkan yang dimiliki seda dan kelurahan di Kecamatan Junrejo dapat menunjang visi menjadikan Kota Batu sebagai Sentra Pertanian Organik yang berbasis Wisata Internasional.
Sejatinya, tulisan dalam buku ini merupakan wujud dari hasil data-data yang dikumpulkan di lapangan melalui pengamatan langsung dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada masyarakat biasa, tokoh maupun sesepuh, ahli, serta pemangku kebijakan. Untuk melengkapinya, penulis juga membongkar sejumlah dokumen, buku dan literatur guna mengkaji serangkaian bahan tulisan yang terkumpul.



Komentar
Posting Komentar