Cara jitu menciptakan branding sekolah berbasis karakter

2017-8
Mendikbud, Muhadjir Effendy, mulai tahun 2016 secara bertahap telah mencanangkan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Beragam tanggapan muncul dari pengawas, guru, dan pengambil kebijakan pendidikan di daerah. Banyak yang menyangsikan program ini dan menganggapnya sekadar proyek pemerintah yang ujung-ujungnya adalah duit. Namun, banyak juga kepala sekolah yang kreatif dan menagkap wacana Mendikbud ini sebagai sebuah peluang. Peluang untuk menguatkan kembali fungsi sekolah sebagai tempat pembentukan karakter.

Dewasa ini muncul fenomena di masyarakat yang menunjukkan bahwa mereka lebih memilih menyekolahkan anaknya di sekolah yang berbasis agama, atau sekolah swasta favorit dan memiliki keunggulan. Akibatnya, beberapa SD negeri yang didanai penuh oleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sepi peminat. Sebaliknya, sekolah-sekolah swasta yang memiliki karakter dan branding tertentu menjadi ramai. Orang tua sudah tidak memedulikan selisih biaya sekolah yang besar di sekolah swasta. terpenting bagi mereka adalah kualitas pendidikan anaknya yang bermutu. Mereka berharap anaknya nanti memiliki karakter yang baik.

Buku ini mengupas tentang bagaimana pengelolaan sekolah berbasis karakter. Diakui atau tidak manajemen (pengelolaan) sekolah yang baik akan menjadikan sekolah itu berhasil menjadi sekolah berkarakter, sehingga memiliki ciri khas sendiri dari penggalian potensi sekolah, yang menjadikan sekolah tersebut pilihan utama bagi setiap wali Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) akan menjadi mumentum perbaikan bagi sekolah dengan menyesuaikan kondisi dan budaya sekolah masing-masing.

Sebagai guru, penulis bersama rekan-rekan guru membantu kepala sekolah dalam sebuah tim kerja, untuk memajukan dan menyukseskan program-program bermutu di sekolah. Oleh karena itu, buku ini merupakan perpaduandari refleksi diri, studi kasus, serta studi literasi. Sejak tahun 2017, sekolah tempat penulis bekerja telah menjadi salah satu sekolah piloting kemendikbud untuk mengadakan kegiatan PPK. Kegiatan PPK yang dilakukan sangat bervariasi. Branding sekolah yang diangkat adalah 'sekolah kreatif'. Wujud dari sekolah kreatif ini dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang mengacu pada penguatan pendidikan karakter. Mengembangkan dari lima karakter utama, meliputi religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Kegiatan-kegiatan yang mendukung terbentuknya 'branding' sekolah itu nampak pada kegiatan intrakurikuler, ekstrakulikuler,maupun budaya sekolah.


Judul : Cara jitu menciptakan branding sekolah berbasis karakter

Penulis : Ernaz Siswanto, S.Pd. M.Pd

Penerbit : Pustaka Mediaguru


Cetakan kedua, 2017



Komentar